HIERARKINEWS, SOPPENG – Mentari pagi belum sepenuhnya meninggi ketika suara mesin molen dan denting batu beradu memecah sunyi Dusun Jampu. Di tengah suasana Ramadhan yang penuh khidmat, puluhan warga bersama personel Satgas TMMD ke-127 tampak berpeluh, bahu-membahu membangun plat dekker di jalan tani yang selama ini menjadi akses utama aktivitas pertanian masyarakat.
Tumpukan batu kali, karung semen, dan dua drum biru berjejer di sisi jalan tanah yang masih kasar. Sejumlah warga mengangkat batu, sebagian lainnya menakar adukan semen, sementara anggota TNI sigap membantu proses penyusunan pondasi. Tak ada sekat, tak ada perbedaan seragam semuanya larut dalam satu tujuan: menghadirkan akses jalan yang lebih layak bagi petani Dusun Jampu.
Pembangunan plat dekker ini merupakan bagian dari program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 yang menyasar peningkatan infrastruktur pedesaan. Jalan tani tersebut selama ini kerap menyulitkan warga, terutama saat musim hujan, ketika genangan air membuat akses distribusi hasil pertanian terhambat.
Kepala Desa Jampu, Nurhafsah, S.Sos., M.M., menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas keterlibatan Satgas TMMD dalam pembangunan tersebut.
“Alhamdulillah, di bulan suci Ramadhan ini semangat gotong royong justru semakin terasa. Warga sangat antusias karena jalan tani ini menjadi urat nadi perekonomian masyarakat. Dengan adanya plat dekker ini, akses petani akan lebih lancar dan aman,” ujarnya, Sabtu (21/2)
Menurutnya, kolaborasi antara masyarakat dan Satgas TMMD bukan hanya mempercepat pembangunan fisik, tetapi juga mempererat hubungan emosional antara aparat dan warga.
Seorang warga yang ikut bergotong royong mengaku tetap bersemangat meski sedang menjalankan ibadah puasa. “Capek pasti ada, tapi ini untuk kepentingan bersama. Semoga jadi amal ibadah juga,” katanya sambil tersenyum.
Program TMMD ke-127 sendiri bertujuan mempercepat pembangunan di wilayah pedesaan, khususnya daerah yang masih membutuhkan sentuhan infrastruktur dasar. Pembuatan plat dekker ini diharapkan mampu menopang beban kendaraan pengangkut hasil panen dan memperlancar mobilitas warga.
Di tengah teriknya siang yang kian mendekat, kerja sama itu terus berlangsung. Semangat Ramadhan seakan menjadi energi tambahan bagi warga dan Satgas TMMD untuk menuntaskan pembangunan. Di Dusun Jampu, gotong royong bukan sekadar tradisi melainkan kekuatan yang nyata membangun desa dari akar rumput. (**)
.jpg)