HIERARKINEWS, SOPPENG – Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) Al Ifadah kembali menggelar kegiatan manasik haji bagi Jamaah Calon Haji (JCH) Tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi. Kegiatan ini dilaksanakan di Aula Kantor Camat Lalabata, Kabupaten Soppeng, Minggu (11/1/2026), dan diikuti sekitar 300 jamaah dengan antusiasme tinggi.
Manasik haji tersebut menghadirkan Dr. H. Iskandar Pellang, M.Pd.I, mantan Kepala Bidang Haji Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan, sebagai pemateri utama. Kehadiran beliau menjadi nilai tambah tersendiri bagi para jamaah, mengingat pengalaman dan kompetensinya yang panjang di bidang penyelenggaraan ibadah haji.
Kegiatan diawali dengan sambutan Ketua KBIHU Al Ifadah, H. Zainuddin Salim, yang menegaskan pentingnya manasik haji sebagai bekal utama bagi calon jamaah agar mampu melaksanakan ibadah haji secara benar, tertib, dan sesuai tuntunan syariat Islam. Ia juga menekankan komitmen KBIHU Al Ifadah dalam menghadirkan pemateri yang memiliki kapasitas dan pengalaman mumpuni di bidang perhajian.
Sambutan berikutnya disampaikan oleh Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Soppeng, Dr. H. Musriadi, yang mengapresiasi pelaksanaan manasik haji tersebut. Ia berharap para jamaah dapat mengikuti seluruh rangkaian manasik dengan sungguh-sungguh sebagai bagian penting dari persiapan menuju Tanah Suci.
Pada sesi inti, Dr. H. Iskandar Pellang, M.Pd.I menyampaikan materi manasik haji secara komprehensif dan mendalam. Selain pernah menjabat sebagai Kepala Bidang Haji Kanwil Kemenag Sulawesi Selatan, beliau juga merupakan mantan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Soppeng dan saat ini aktif sebagai dosen di Universitas Islam Makassar (UIM).
Dalam pemaparannya, Dr. Iskandar mengulas secara sistematis aspek historis ibadah haji, nilai-nilai spiritual yang terkandung di dalam setiap rangkaian manasik, serta tata cara pelaksanaan haji sesuai tuntunan syariat Islam. Penyampaian materi yang lugas, terstruktur, dan disertai pengalaman lapangan membuat para jamaah mudah memahami sekaligus termotivasi untuk mempersiapkan diri secara optimal.
Kegiatan manasik haji ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman, kesiapan mental, serta kualitas ibadah para jamaah calon haji sebelum diberangkatkan ke Tanah Suci. (**)
.jpg)