Aksi Balap Liar Dini Hari Dibubarkan, Delapan Motor Diamankan Satlantas Soppeng



HIERARKINEWS, SOPPENG – Sunyi dini hari di Kelurahan Salokaraja, Kecamatan Lalabata, Kabupaten Soppeng, mendadak pecah oleh deru mesin sepeda motor. Jarum jam menunjuk pukul 01.00 WITA, Senin (16/2/2026), ketika sekelompok remaja memacu kendaraannya di jalanan yang semestinya lengang. Aksi balap liar kembali digelar, memecah ketenangan warga yang tengah beristirahat.


Namun malam itu berbeda. Laporan masyarakat yang resah segera ditindaklanjuti oleh jajaran Polres Soppeng. Tim gabungan dari Satuan Lalu Lintas bersama piket fungsi bergerak cepat menuju lokasi.


Dipimpin KBO Lantas IPTU Laode Irwan dan didampingi Pamapta IPDA Udiyanto, petugas mendapati balap liar tengah berlangsung. Tanpa memberi ruang, aparat langsung membubarkan kerumunan dan mengamankan delapan unit sepeda motor yang digunakan dalam aksi tersebut.


Motor-motor itu kemudian dibawa ke Unit Gakkum Satlantas Polres Soppeng untuk proses penindakan tilang sesuai ketentuan yang berlaku. Operasi berlangsung tertib tanpa perlawanan berarti.


Kapolres Soppeng, Aditya Pradana, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan mentoleransi aktivitas balap liar karena berisiko tinggi terhadap keselamatan.


“Balap liar bukan sekadar pelanggaran lalu lintas. Ini membahayakan nyawa pelaku dan pengguna jalan lain, serta mengganggu ketertiban umum. Kami akan terus menindak tegas setiap laporan masyarakat,” ujarnya.


Senada dengan itu, Kasat Lantas Polres Soppeng, H. Alwi, menyebut penindakan ini sebagai langkah preventif sekaligus represif untuk menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di wilayah hukum Polres Soppeng.


Menurutnya, kecepatan merespons laporan warga menjadi kunci mencegah potensi kecelakaan fatal. “Delapan kendaraan sudah kami amankan dan akan diproses sesuai aturan. Kami berharap ada efek jera,” katanya.


Polisi juga mengimbau para orang tua untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anaknya, terutama pada malam hari. Tanpa kontrol dan perhatian, jalan raya bisa berubah menjadi arena adu kecepatan yang mempertaruhkan nyawa.


Penindakan dini hari itu menjadi pesan tegas bahwa ruang publik bukanlah sirkuit balap. Di tengah upaya menjaga keamanan dan ketertiban, sinergi antara masyarakat dan aparat menjadi kunci agar malam-malam di Soppeng kembali tenang—tanpa deru mesin yang mengancam keselamatan.

Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak