HIERARKINEWS, SOPPENG – Jamaah Masjid dan Majelis Taklim Al Ukhuwah Tompo Tobani, Kelurahan Lalabata Rilau, Kecamatan Lalabata, Kabupaten Soppeng, menggelar peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad Saw 1447 Hijriah/2026 Masehi, Sabtu (22/01/2026). Kegiatan ini berlangsung khidmat dengan mengusung tema “Dengan Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad Saw Kita Jadikan Shalat sebagai Kebutuhan dalam Kehidupan Dunia dan Akhirat.”
Peringatan Isra Mi’raj tersebut dihadiri oleh Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kabupaten Soppeng, sejumlah majelis taklim, tokoh masyarakat, pengurus masjid, serta jamaah dari berbagai kalangan. Kehadiran para tamu undangan menambah semarak sekaligus menunjukkan besarnya antusiasme masyarakat dalam memperingati peristiwa besar dalam sejarah Islam tersebut.
Ketua Panitia, Hj. Marwati, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh jamaah dan pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad Saw. Ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama pelaksanaan acara terdapat kekurangan maupun kekhilafan.
“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh jamaah, majelis taklim, dan pengurus masjid yang telah berpartisipasi dan bekerja sama sehingga acara ini dapat terlaksana dengan baik. Kami juga mohon maaf apabila dalam pelaksanaan kegiatan terdapat hal-hal yang kurang berkenan,” ujar Hj. Marwati.
Lebih lanjut, ia memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh majelis taklim dan pengurus masjid Jabal Thursina Tompo Tobani yang telah berperan aktif sejak tahap persiapan hingga pelaksanaan acara. Menurutnya, kebersamaan dan kekompakan inilah yang menjadi kunci suksesnya kegiatan keagamaan tersebut.
Acara inti diisi dengan pembacaan hikmah Isra Mi’raj yang disampaikan oleh KH. Muhammad Taslim Basri Daud, Lc. Dalam ceramahnya, ia menjelaskan makna mendalam di balik peristiwa perjalanan Isra dan Mi’raj Nabi Muhammad Saw sebagai bukti keagungan dan kekuasaan Allah SWT.
KH. Muhammad Taslim Basri Daud menguraikan bahwa Allah SWT memperlihatkan kebesaran-Nya dengan memperjalankan Nabi Muhammad Saw dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa, kemudian memi’rajkannya hingga ke Sidratul Muntaha. Peristiwa tersebut, menurutnya, bukan hanya mukjizat, tetapi juga sarat dengan pesan penting bagi umat Islam.
“Mi’raj merupakan peristiwa yang sangat penting, karena pada saat itulah Nabi Muhammad Saw menerima perintah shalat langsung dari Allah SWT. Ini menunjukkan bahwa shalat memiliki kedudukan yang sangat istimewa dalam Islam,” jelasnya.
Ia juga menekankan bahwa tema yang diangkat dalam peringatan Isra Mi’raj kali ini sangat relevan dengan kehidupan umat Islam saat ini, yakni menjadikan shalat sebagai kebutuhan utama, bukan sekadar kewajiban. Shalat, lanjutnya, menjadi sarana komunikasi langsung antara hamba dan Allah SWT, sekaligus bekal utama untuk kehidupan di dunia dan akhirat.
Melalui peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad Saw 1447 H ini, diharapkan seluruh jamaah dapat semakin meningkatkan kualitas ibadah, khususnya shalat, serta mengamalkan nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini pun diharapkan dapat mempererat ukhuwah islamiyah di tengah masyarakat Kelurahan Lalabata Rilau dan sekitarnya. (Riswandi)
