HIERARKINEWS, SOPPENG— Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar) bergerak cepat menangani kebakaran yang melanda lima unit rumah di Tanjong E, Desa Beringeng, Kecamatan Lilirilau, Minggu (20/9/2026).
![]() |
| Foto: Rumah panggung terbakar di Tanjong E Desa Baringeng kecamatan Lilirilau. (Dok. Ist) |
Informasi kebakaran diterima personel Regu 2 Lilirilau dari laporan langsung warga. Petugas kemudian berangkat menuju lokasi kejadian sekitar pukul 15.00 WITA dan tiba di tempat kejadian perkara (TKP) pukul 15.03 WITA.
Dengan jarak sekitar 2 kilometer, petugas mencatat waktu respons sekitar tiga menit. Setibanya di lokasi, personel langsung melakukan penyemprotan untuk mengendalikan api.
Penanganan melibatkan 32 personel dengan dukungan armada pemadam dari sejumlah wilayah. Armada yang dikerahkan terdiri atas satu unit dari Lilirilau, empat unit dari Lalabata, satu unit dari Ganra, satu unit dari Liliriaja, serta dua unit mobil suplai air dari PT Nidya Karya.
Hingga laporan dibuat, proses pemadaman masih dilanjutkan dengan tahap pendinginan. Petugas juga masih melakukan penanganan di lokasi untuk memastikan tidak ada sumber api yang kembali menyala.
Kebakaran tersebut mengakibatkan lima rumah terdampak. Berdasarkan laporan sementara, satu rumah mengalami kerusakan sekitar 5 persen dan satu rumah lainnya sekitar 3 persen.
Lima pemilik rumah yang tercatat terdampak yakni Hafisah, Megawati, Hj. Zaenal, A. Baso Mapapenning, dan Aco.
Tidak terdapat laporan korban meninggal dunia maupun korban luka dalam kejadian tersebut. Sementara itu, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan dan belum diketahui.
Taksiran kerugian akibat kebakaran diperkirakan mencapai sekitar Rp800 juta.
Dalam proses penanganan, petugas menghadapi kendala berupa lokasi pengisian suplai air yang cukup jauh. Meski demikian, personel Damkar dan Satpol PP bersama armada pendukung tetap melakukan penanganan hingga kondisi dinyatakan aman.

