Satresnarkoba Polres Soppeng “Gempur” Narkoba di Rutan, 124 Warga Binaan Dibekali Edukasi Bahaya Narkotika



HIERARKINEWS, SOPPENG — Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Soppeng menggelar pembinaan dan penyuluhan (binluh) tentang bahaya narkoba kepada 124 warga binaan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Soppeng, Jalan Pengayoman, Kelurahan Botto, Kecamatan Lalabata, Kabupaten Soppeng, Sabtu (9/5/2026) pagi.


Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WITA itu dipimpin langsung Kasat Resnarkoba Polres Soppeng AKP Heriyadi Nur, S.E., M.M., dan dihadiri Kepala Rutan Kelas IIB Soppeng Dedi Nugroho, A.Md.IP., S.H., M.M., bersama jajaran staf dan petugas Rutan.


Dalam penyuluhan tersebut, Satresnarkoba Polres Soppeng memberikan edukasi mengenai dampak penyalahgunaan narkoba dari sisi agama, kesehatan, hingga sosial kemasyarakatan.


Petugas menjelaskan bahwa seluruh ajaran agama melarang penggunaan narkoba karena dapat merusak kesehatan fisik dan mental serta menimbulkan ketergantungan.


Selain itu, penyalahgunaan narkoba juga berdampak serius terhadap kesehatan, seperti gangguan fungsi otak, penurunan daya ingat, penyakit jantung, hingga gangguan lambung. Dari sisi sosial, narkoba dapat menyebabkan putus sekolah, hilangnya rasa tanggung jawab, rusaknya masa depan, hingga memicu pelanggaran norma di tengah masyarakat.


Kapolres Soppeng AKBP Aditya Pradana, S.I.K., M.I.K., mengatakan kegiatan penyuluhan tersebut merupakan bagian dari komitmen Polres Soppeng dalam mencegah penyalahgunaan narkoba dan menyelamatkan generasi muda dari pengaruh negatif narkotika.


“Pencegahan menjadi langkah utama dalam memerangi narkoba. Kami berharap melalui edukasi seperti ini, masyarakat semakin sadar bahwa narkoba adalah ancaman serius bagi masa depan bangsa,” ujarnya.


Sementara itu, Kasat Resnarkoba Polres Soppeng AKP Heriyadi Nur menegaskan bahwa generasi muda menjadi kelompok yang rentan terpengaruh narkoba akibat faktor lingkungan dan pergaulan.


“Narkoba bukan hanya merusak kesehatan, tetapi juga menghancurkan masa depan. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan agar tetap bersih dari penyalahgunaan narkoba,” katanya.


Kegiatan pembinaan dan penyuluhan berlangsung aman, tertib, dan lancar serta mendapat respons positif dari pihak Rutan maupun para peserta. Melalui kegiatan tersebut, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya narkoba semakin meningkat sehingga tercipta lingkungan yang sehat dan bebas dari penyalahgunaan narkotika. (**)

Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak